Oleh : Ode Riswanto
Tanggal 11 Agustus 2008 bertepat pada hari senin di suatu malam aku mendapatkan sms dari Nur wahida orang yang paling aku sayangi, di dalam smsnya ia berkata”kak sakit... sakit... sakit..., kata sakit yang tak berhenti dan menyambung Apakah Allah uda mau memangil aku???” selalu kata itu yang iya ungkapkan dan hal ini membuat aku menanggis dan pada malam itu juga aku melaksanakan shalat tahajud aku meminta petunjuk kepada Allah, do’aku “ Ya Allah hanya kepadamulah aku berserah hanya kepadamulah aku meminta, tolong beriakan aku petunjuk, berikanlah klesehatan kepada Nur wahida orang yang paling aku sayangi, ya Allah kabulkan do’a hambamuini yaa Allah.” Hal ini yang selalu terucap di dalam do’aku pada malam itu.
Waktu berlalu begitu saja, sekarang telah tibannya bulan suci kepada umat Muslim yaitu bulan Ramadhan, di bulan yang penuh rahmat serta berkah ini aku pertama kali menjalankan dengan orang yang aku cintai, betapa bahagianya aku pada swatu malam sesudah melaksanakan shalat tarawi di masjid Al-Ihsan kotaraja dia mencium tangan aku, aku sangat bangga dengan dirinya di sini aku pun berfikir “ Ketika cahaya terpancar, mata sejenak silau, sejenak bibir tersenyum, air mata mengalir hati bertanya.... apa yang terjadi?? Irama terdengar indah nyayian merdu terdengar syahdu, aku tau apa yang terjadi!!! Ini adalah CINTA, rasa kian menguat pertemuan pertama, kedua dan ketiga seakan memperkuat diriku akan cintaku padanya”. Hal ini yang terlintas dibenaku aku inggin sekali menjadikan dia sebagai istri aku sebagaimana yang tersirat didalam hati aku yang paling dalam.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu tak terasa kini hampir memasuki tahun baru yaitu tahun 2009, bertepat pada malam jum’ad tanggal 31 Desember 2008 kita sama-sama merayakan malam pergantian tahun bersama, pada malam itu aku merayakan bersama keluarga besar Nur wahida ( Orang yang Aku Cintai ) aku sangat merasa bahagia karena ini kali yang kedua aku merayakan pergantian tahun yang ke 2, dan yang ke 2 bersama keluarga besar orang yang aku sayangi, tapi..... dia belum menceritakan hub kita kepad keluarganya dengan beberapa alasan.
Setelah melewati tahun baru kita memiliki komitmen yang akan kita bangun bersama untuk menempuh tahun yang baru, kita saling terbuka dan saling mempercayai, pada hari rabu tannga 11 Maret 2009 bertepat dengan Ultah yang ke 16 aku memberikan dia sebuah boneka kelincing yang memegang hati dengan kedua tangannya, bonekanya berwarna pink dan boneka itu di berinama ODE, sesuai dengan marga aku, hari terus berganti begitu waktu yang kita lalui maupun suka duka kita tegar menjalaninya bersam.
Nur kamu adalah orang membuka matahatiku, kamulah orang yang aku cari selama ini, aku berjanji akan menjaga kamu sampai akhir hayatku. Kata-kata itu yang keluar dari lubuk hati aku yang paling dalam, di kegiatan sehari-hari kita aku dan nur saling bersama karena kami dalam satu pekerjaan yang sama, akupun juga sering membantu dia didalam melaksanakan tugas ketika dia di tunjuk sebagai pengawas di tempat kemah.
5 juli 2009 setahunsudah hubungan aku bersama nur, disini ada satu impian yang akan kita jalani bersama yaitu membentuk keluarga ODE, kebetulan di dalam anggota keluarga kami telah hadir satu boneka yang lucu yang imut yang bernama Adik Ode, boneka beruang yang warna pink ada love dua di telapak kakinya, Adik ode kita dapatka pada saat kita menukar poin games di funs station di saga mall abepura. Ode tinggal bersama mama Ur-Ur ( nur Wahida ) dan Adik ode tinggal bersama to-to ( yaitu aku ) inilah nama kami berdua didalam keluarga ODE.
Waktu yang begitu banyak aku lalui dengan dia yang tak dapat ku ungkapkan dengan kata-kata dan tulisan, hari-hari yang bahagia yang penuh dengan kenangan, canda, tawa dan wajah serta suara Nur yang takan perna aku lupakan. Pada suatu hari 28 januari 2010 aku menelpon orang tua aku di Ambon, di dlam percakapan yang singkat itu akau hanya mengatakan kepada Ortu aku bahwa aku telah menemukan orang yang aku sayanggi ( pendamping hidup aku ) dan akupun mengajak meereka ke jayapura untuk datang menemui Nur wahida Calon Istri Aku, karena pada saat itu dia membutukan bukti keseriusan aku dan aku menghubunggi ortu aku. Satu Minggu setelah itu mereka datang ke jayapura dan akupun mengajak nur Wahida ( Orang yang Aku Cintai ) untuk bertemu sama Ortu aku, tetapi sebelum-sebelum Nur sudah aku perkenalkan kepada kak-kak serta sanak saudara aku yang ada di kota jayapura dan Alhamdulilah jawaban Ortu aku dan keluarga aku semua setujuh 100%.
Ya Allah terima kasih ya Allah, hanya kamulah yang tau apa isi hatiku, setelah bertemu Nur dua Minggu setelah itu mereka pulang kampung, pulang ke Kota Ambon kota kelahiran aku. Aku semakin yakin akan cintaku kepada Nur, tetapi ada satu hal yang selalu bertanya kapan aku di kenalkan kepada keluarganya, dan selalu ia berkata jika kamu sudah pekerjaan dan aku akan selalu menjadikan hal itu sebagai motifasi aku agar dapat meluluhkan hati atau kedua Ortu Nur.
Sebelum hal itu terjadi, sebelum Nur bertemu sama kedua Ortu aku, aku pulang ke Ambon untuk memperkenalkan Nur kepada keluarga aku, Bulan Juli 2009 Aku Mudik, sesampai di kampung aku dan aku coba untuk menceritakan tentang pengalaman aku kepada keluarga besar aku serta aku coba untuk memperkenalkan foto orang yang aku sayangi kepada keluarga aku, namun di situ aku mendapat tantangan berat kata Nenek Aku yang di keraton bahwa kamu sudah kami jodohkan dengan Anak saudara dari keluarga aku sendiri agar perngaruh kekuasaan kami di keraton tidak terpecah, hal ini yang menjadi alasan mereka meniolak dia sebagai calon istri aku.
Tapi aku tidak sampai di sini untuk memperjuangkan cinta aku yang sudah tumbuh dan bersemi serta mekar di dalam hati aku, akupun mulai memberontak aku tidak sepakat dengan apa yang dikatan oleh keluarga aku, pada malam hari aku mengajak teman-teman aku untuk mabuk bersama dan aku bikin kaco ( Kerusuhan ) di kampung kami dan aku di amankan lalu aku di adil, di situ lalu aku utarakan kepada semua keluarga aku bahwa aku mencintai NUR WAHIDA dan aku akan menikah dengan dia, aku tidak mau dengan siapa-siapa. Jika ada yang menghalang aku maka besok kalian hanya mendegar namaku aja ( aku coba mengancam dengan bunu diri ), karena aku adalah keturunan yang ke 4 dari kelaurga aku yang akan memimpin di keraton maka aku di pertimbangkan, jujur aku paling di sayanggi ama nenek aku sampai apapun yang aku minta selalu di kabulkan.
Di dalam kesepakatan aku dengan keluarga aku, aku di SUMPAH adapun isi sumpahnya “ ini kemauwan kamu dan kamu sudah melanngar peraturan yang ada di keluarga ini keluarga Ode dan Angko tasan, kami merestui hubungan kamu denagan Nur Wahida orang yang kamu pilih, jika kamu tidak bisa menikahi dia maka tujuh turunan keluarga atau anak yang lahir dari kamu bukan dengam Nur Wahida dia akan mengalami cacat ( tidak sempurna ), dan akupun menjawab, saya menerima apa yang menjadi tangung jawab saya dan saya siap menanggung resikonya”. Yang perlu kalian ketahui bahwa sumpah ini tidak dapat di cabut dan dia akan berlaku selamanya. Smapi aku mati.
Setelah hal itui selesai, pas selesai Lebaran pada saat itu aku pulang lebaran di kampung dan akupun kembali ke jayapura yang mana kota sekarang aku lagi menuntut Ilmu pengetahuan di salah satu Perguruan tinggi di jayapura, kedatangan aku di sambud dengan banyak pertanyaan dan kecurigaan salah satu mengenai mantan pacar aku waktu SMP dulu yaitu tiara. Waktu aku pulang aku tidak sempat ketemu sama tiara jadi aku minta No hp tiara di temanya kebutulan adik sepupu aku sendiri, adapun tujuan aku minta no hp hanya untuk meminta maaf atas segala kesalah aku yang mana momenya sangat tepat karena bulan ramadhan pada saat itu, tetapi sampai aku klembali kejayapura aku tak ketemu sama tiara sekali pun, walu aku mendapatkan alamat Fbnya serta foto-fotonya tetapi perlu kalian ketahui foto yang aku bawa dari kampung banyak bukan foto tiara aja semua adik-adik aku serta teman-teman aku juga ada foto mereka, tapi hal ini mengisahkan hal yang lain, nur sangat marah setelah dia tau aku berteman di FB denagan Tiara.
Aku selalu berkata demi Allah nur aku tidak CLBK sama tiara, dan dia mengambil No tiara lalu dia bertengkar ama tiara, aku tau dia sayang sama aku, tapi jujur aku lebih sayang ama kamu sampai-sampai aku nekad menerima sumpah itu. Di sini kita mulai tegang keluarga Ode yang kita bangun mulai renggang, namun itu tidak menghalangi rasa cinta aku sma Nur.
7 juli 2010 adalah hari jadi kita yang ke 2 tahun disini aku sangat Mersa bahwa Nur adalh pilihan aku yang paling tepat, tidak adalagi yang dapat mengatikan dia di hatiku, setelah itu bertepat pada akhir bulan September 20 10 aku sudah semester 8 dan aku harus melaksanakan KKN, selama aku KKN di sini banyak cobaan yang menimpah aku dan Nur, di tempat KKN aku di mandatkan sebagi sekretarias Posko yang mana tugas yang paling berat yang aku jalani, karena semua kegiatan selama KKn aku yang banyak mengatur, selama satu bulan aku jarang komunikasi dengan dia hal ini yang membuat Hubungan kita renggang, di tempat KKN aku mendapat banyak Cobaan aku di kenalkan dengan cewe oleh orang tuanya tapi di dalam hati aku Cuma satu yaitu NUR cahaya hatiku.
Setelah KKN berakhir kita di tarik dari arena dan saat itu juga aku siap untuk menyusun Sekripsi, di sini hubungan kita lagi tegang dan aku bertemu sama dia kebetulan aku mau pindah tempat tinggal lalu aku bilang sama dia mungkin kita jarang ketemu karena tempat tingal aku yang baru ini lebih jauh dan aku mau fokus untuk nyusun dulu, namun dia menangapi lain dia pikir aku memutuskan dirinya, padahal tidak.
Di Bulan ramadhan pada tahun 2010 kami terguncang selama satubulan full dia tidak mau ketemu dengan aku, sampai akhirnya pada saat lebaran tibah aku kerumahnya dan aku minta maaf dan pada saat itu juga kita balikan, dan dia bilang ini kesempatan kamu yang terakhir dia beri aku waktu satu bulan untuk menebus kesalahan aku dan aku sangat berterima kasih kepada Allah karena mempertemukan aku dengan Jodoh aku lagi, terima kasih ya Allah.
Setelah beberapa minggu kujalani hal itu bersama Nur aku mulai menemukan senyum aku lagi, senyum yang lama hilang dan aku bersama dia hidup bahagia lagi, kami saling kangen-kangenan kami saling melepas rindu, keluarga Ode sekarang sudak kembali lagi, Namun hal ini tidak berjalan sesuai harapan belum cukup satu bulan dia selingkuh di belakang aku dia menerima cinta laki-laki yang bernama Faisal adik kelasnya di sekolahnya dan pada saat itu dia tidak memberikan kata putus ama aku sampai aku tau sendiri bahwa dia sudah jadian.
Di sini aku merasa kehilangan sekalih, aku tidak punya semangat, menjelang beberapa minggi kemudian dia melaksanakan studi ke jepang mengikuti pertukarang pelajar, sebelum dia kejepang dia menginap di jakarta hampi satu minggu dan empat hari sebelum ke jepang kami sering kontak-kontak padahal pada saat itu aku lagi sibuk bagat, tapi demi cinta aku relakan untuk tingalakan karir aku. Setiap malam aku mengaji untuk dia sebelum dia bo-bo dan sebelum dia berangkat ke jepang pun dia mau aku mengaji untuk dia, betapa bahagianya hatiku, dan akhinya setelah dia kembali ke jepang kita pun balikan. Alhamdulilah terima kasih ya Allah.
Semenjak aku terpisah dengan Nur aku di temani dengan sahabat aku yang sudah aku anggap sebagai adik aku sendiri keluarga aku yaitu fajar.
BESRAMBUNG.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar